Selasa, 13 Oktober 2026

Terbit : Rab, 06 Agustus 2025

Manaqib Di Masjid Al Falah

Oleh : admin Berita Masjid
Manaqib Di Masjid Al Falah

pada Tanggal 5 Agustus 2025 Tim KKN Unugha 2025 melakukan kegiatan Tahlil Manaqib bersama warga masyarakat Semedo. Berikut Pengertian dari manaqib beserta penjelasanya

Apa Itu Manaqib?

Manaqib berasal dari bahasa Arab manaqib (مناقب), bentuk jamak dari manqibah, yang berarti “keutamaan” atau “kisah mulia”.
Dalam konteks Islam, manaqib adalah pembacaan atau kajian kisah hidup para wali Allah, khususnya yang menggambarkan:

  • Keistimewaan dan karomah (kemuliaan spiritual)
  • Keteladanan akhlak dan amal ibadah
  • Perjuangan dakwah dan kehidupan zuhud mereka

Contoh manaqib yang sangat populer di Indonesia adalah “Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani”, seorang wali besar dari Baghdad yang menjadi panutan tarekat Qadiriyah.


Fungsi Manaqib

  1. Meneladani kehidupan para wali
    Membaca manaqib membantu umat Muslim mengenal figur-figur sufi yang saleh dan bisa dijadikan contoh dalam kehidupan spiritual.
  2. Meningkatkan kecintaan kepada para wali dan ulama
    Kecintaan kepada wali Allah termasuk bentuk mencintai orang-orang yang dicintai Allah.
  3. Media dakwah dan penguatan akidah
    Kisah-kisah dalam manaqib sering mengandung hikmah dan pelajaran tauhid, keikhlasan, dan kesabaran.
  4. Menghidupkan majelis dzikir dan ilmu
    Acara manaqib biasanya disertai dengan sholawat, tahlil, doa, dan ceramah—mewujudkan suasana majelis ilmu yang penuh keberkahan.

Berkah Membaca Manaqib

  1. Hadirnya ketenangan dan rahmat dalam majelis
    Rasulullah SAW bersabda bahwa majelis dzikir akan diliputi ketenangan, dinaungi malaikat, dan dilimpahi rahmat (HR. Muslim).
  2. Tercurahnya keberkahan dari doa bersama
    Doa-doa yang dipanjatkan setelah pembacaan manaqib sering diyakini mustajab, terutama bila dilakukan dengan hati khusyuk dan ikhlas.
  3. Mendekatkan diri kepada Allah
    Dengan mengingat para kekasih Allah, hati menjadi lembut dan termotivasi untuk taat dan istiqamah.
  4. Penolak bala (musibah) dan pembuka rezeki
    Di sebagian tradisi, manaqib juga diyakini sebagai sarana batiniah untuk memohon perlindungan dari marabahaya dan memohon kemudahan rezeki.

Penutup

Manaqib bukan sekadar kisah lama—ia adalah cermin untuk perjalanan hati kita hari ini.
Dengan menghadiri atau membaca manaqib, kita berharap mendapat:

  • Ilham untuk lebih dekat dengan Allah
  • Doa yang mustajab
  • Kehidupan yang lebih berkah

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid JAMI’NU “AL FALAH”
Kalimanggis, Desa Semedo, Kec. Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53164
Luas Area408 m2
Luas Bangunan300 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri1993
  • Selamat datang di Masjid JAMI’NU “AL FALAH” MAMUSDA Kunjungi Kami