pada Tanggal 5 Agustus 2025 Tim KKN Unugha 2025 melakukan kegiatan Tahlil Manaqib bersama warga masyarakat Semedo. Berikut Pengertian dari manaqib beserta penjelasanya
Apa Itu Manaqib?
Manaqib berasal dari bahasa Arab manaqib (مناقب), bentuk jamak dari manqibah, yang berarti “keutamaan” atau “kisah mulia”. Dalam konteks Islam, manaqib adalah pembacaan atau kajian kisah hidup para wali Allah, khususnya yang menggambarkan:
Keistimewaan dan karomah (kemuliaan spiritual)
Keteladanan akhlak dan amal ibadah
Perjuangan dakwah dan kehidupan zuhud mereka
Contoh manaqib yang sangat populer di Indonesia adalah “Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani”, seorang wali besar dari Baghdad yang menjadi panutan tarekat Qadiriyah.
Fungsi Manaqib
Meneladani kehidupan para wali Membaca manaqib membantu umat Muslim mengenal figur-figur sufi yang saleh dan bisa dijadikan contoh dalam kehidupan spiritual.
Meningkatkan kecintaan kepada para wali dan ulama Kecintaan kepada wali Allah termasuk bentuk mencintai orang-orang yang dicintai Allah.
Media dakwah dan penguatan akidah Kisah-kisah dalam manaqib sering mengandung hikmah dan pelajaran tauhid, keikhlasan, dan kesabaran.
Menghidupkan majelis dzikir dan ilmu Acara manaqib biasanya disertai dengan sholawat, tahlil, doa, dan ceramah—mewujudkan suasana majelis ilmu yang penuh keberkahan.
Berkah Membaca Manaqib
Hadirnya ketenangan dan rahmat dalam majelis Rasulullah SAW bersabda bahwa majelis dzikir akan diliputi ketenangan, dinaungi malaikat, dan dilimpahi rahmat (HR. Muslim).
Tercurahnya keberkahan dari doa bersama Doa-doa yang dipanjatkan setelah pembacaan manaqib sering diyakini mustajab, terutama bila dilakukan dengan hati khusyuk dan ikhlas.
Mendekatkan diri kepada Allah Dengan mengingat para kekasih Allah, hati menjadi lembut dan termotivasi untuk taat dan istiqamah.
Penolak bala (musibah) dan pembuka rezeki Di sebagian tradisi, manaqib juga diyakini sebagai sarana batiniah untuk memohon perlindungan dari marabahaya dan memohon kemudahan rezeki.
Penutup
Manaqib bukan sekadar kisah lama—ia adalah cermin untuk perjalanan hati kita hari ini. Dengan menghadiri atau membaca manaqib, kita berharap mendapat: